Koen http://koen.myflexiland.com/index.php/rss [25 Postingan terbaru Koen - ] Copyright by FlexiLand! - All rights reserved. id http://www.myflexiland.com/images/logoflexiland.gif Koen http://www.myflexiland.com/ Dari Hati Yang Putih http://koen.myflexiland.com/index.php/72864/dari-hati-yang-putih http://koen.myflexiland.com/index.php/72864/dari-hati-yang-putih#comments Thu, 02 Oct 2008 02:25:51 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/72864/dari-hati-yang-putih Waktunya kontemplasi post-Ramadhan. Bisakah tempaan Ramadhan meningkatkan kualitas hidup kita -- sesudahnya? Yuk kita mulai, dari hati yang 'lah kita jernihkan ini :). [...] Putihkan Hati

Waktunya kontemplasi post-Ramadhan.
Bisakah tempaan Ramadhan meningkatkan kualitas hidup kita -- sesudahnya?
Yuk kita mulai, dari hati yang 'lah kita jernihkan ini :).
]]>
Rabu Malam di MU Cafe http://koen.myflexiland.com/index.php/72510/rabu-malam-di-mu-cafe http://koen.myflexiland.com/index.php/72510/rabu-malam-di-mu-cafe#comments Sun, 21 Sep 2008 10:37:14 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/72510/rabu-malam-di-mu-cafe “Dibuat bergaya kopdar aja yuk!” “Ya! MU Café dekat sini, keren juga.” Begitulah, maka akhirnya kita siapkan kopdar multi-komunitas di MU Café, minggu lalu. Tentu, di tengah kesupersibukan yang tak berampun, kita sengaja bikin adegan ngeles, “Nanti jangan dibikin terlalu perfect ya. Biar tetap bersuasana kopdar.” Entah apakah EO paham (^_^). Acara yang dijadikan judul adalah launching PasarKreasi. Sekaligus bersama launching ini adalah Kompetisi Fotografi PasarKreasi, yang dieksekusii oleh Komunitas Fotografer 135. Tak kalah pentingnya adalah pemurnaan lomba Flexter Blogging 2008, yang ditandai oleh penyerahan hadiah. Kedua kegiatan itu dilakukan oleh tokoh2 Telkom. Jabatannya apa? Ah, ini kopdar. Jabatan nggak penting (^_^). Dan [...] “Ya! MU Café dekat sini, keren juga.”

Begitulah, maka akhirnya kita siapkan kopdar multi-komunitas di MU Café, minggu lalu. Tentu, di tengah kesupersibukan yang tak berampun, kita sengaja bikin adegan ngeles, “Nanti jangan dibikin terlalu perfect ya. Biar tetap bersuasana kopdar.” Entah apakah EO paham (^_^).

Acara yang dijadikan judul adalah launching PasarKreasi. Sekaligus bersama launching ini adalah Kompetisi Fotografi PasarKreasi, yang dieksekusii oleh Komunitas Fotografer 135. Tak kalah pentingnya adalah pemurnaan lomba Flexter Blogging 2008, yang ditandai oleh penyerahan hadiah. Kedua kegiatan itu dilakukan oleh tokoh2 Telkom. Jabatannya apa? Ah, ini kopdar. Jabatan nggak penting (^_^). Dan tentu ini diramaikan para blogger Jakarta dan Bandung. Kota lain, atas policy setiap divisi, memutuskan akan menyelenggarakan secara terpisah di kota masing2. Sepasang Flexter Surabaya turut hadir :).

Blogger dan flexter Bandung datang dengan bis, atas koordinasi Anis dan Deby. Selusin blogger dan sekodi flexter Jakarta menyambut. Cuman selusin? Haha, alokasinya segitu sih :). Tapi diperamai oleh para anggota dewan juri Flexter Blogging yang tampaknya juga seleb lama blog nasional: Budi Rahardjo, Budi Putra, Priyadi, dan Viking Karwur, plus kaukus blogger Telkom yang jadi juri juga: Jojo, Deby, Anis, Ipung, mmm, siapa lagi yang hadir?

Para flexter, blogger, fotografer, dan artists cukup berbaur. Tapi bergitu mendekati buka puasa, para blogger baru sadar bahwa mereka nggak punya meja. Jadi kaburlah mereka/kami ke pojok. Selintas mirip kopdar dalam kopdar. Sekaligus ajang konsolidasi para seleb blog baru, haha. Hush. Thanks atas kehadirannya, Jay, Chika, Pitra, Kukuh. Thanks juga untuk tim penyerbu dari Bandung.

Setelah buka puasa, tim Bandung balik. Tim Chika meneruskan kopdar di Plangi. Pitra dan Kukuh menyiapkan Fresh hari Selasa depan. Komang, Budi Putra, Yudha, dan Koen membahas rencana bulletin komunitas. Tak lama Budi Putra diculik Aulia Masna untuk interview di tempat (entah untuk MacWorld, atau MadWorld, lupa), sementara Koen dan Jay melihat2 foto malam itu. Cukup malam. Di sudut MU yang lain, para Flexter masih berdiskusi asyik. Aku memutuskan bersiap untuk ke Medan pagi berikutnya.

Makasih, semuanya: yang hadir meramaikan, yang rela repot & datang dari jauh sambil berpuasa, yang berusaha keras hadir tapi gagal, yang memaafkan ketidaksempurnaan penyelenggaraan acara, yang nekat plurking dalam suasana apa saja, yang tetap ceria di mana aja. Makasih, semuanya. ]]>
Laskar Pelangi http://koen.myflexiland.com/index.php/72050/laskar-pelangi http://koen.myflexiland.com/index.php/72050/laskar-pelangi#comments Tue, 09 Sep 2008 10:47:01 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/72050/laskar-pelangi Menunggu tanggal 25 September :) [...]
Menunggu tanggal 25 September :)
]]>
D http://koen.myflexiland.com/index.php/71724/d http://koen.myflexiland.com/index.php/71724/d#comments Tue, 02 Sep 2008 05:55:03 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/71724/d Kalau kamu mau melihatku berbisik, dan bukan tertawa ceria; ini aku datang padamu hanya mampu berbisik. Kalau kamu mau melihatku berfatihah, bukan berdiskusi sains; ini aku gagap berfatihah di sampingmu. Kalau kamu mau mendengarku bertasbih, tahmid, takbir; moga kamu mampu mendengar semuanya dalam getaran suaraku. Sembuh ya, D. [...] Kalau kamu mau melihatku berfatihah, bukan berdiskusi sains; ini aku gagap berfatihah di sampingmu.
Kalau kamu mau mendengarku bertasbih, tahmid, takbir; moga kamu mampu mendengar semuanya dalam getaran suaraku.

Sembuh ya, D. ]]>
Flexter Khatulistiwa http://koen.myflexiland.com/index.php/71523/flexter-khatulistiwa http://koen.myflexiland.com/index.php/71523/flexter-khatulistiwa#comments Thu, 28 Aug 2008 07:29:37 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/71523/flexter-khatulistiwa Acara weekend lalu di Pontianak adalah pengukuhan organisasi Flexter Khatulistiwa of Kota Pontianak dan sekitarnya. Acaranya sendiri dilakukan di sebuah tempat peristirahatan yang asri: Taman Agro, kurang lebih 15 km dari kota Pontianak. Menyusuri Sungai Rengat, kami tiba di lokasi pukul 08.30 -- 45 menit perjalanan darat menyeberangi kabupaten Kubu Raya. Masih cukup sepi, dan kami mulai bersiap. Tak lama, rombongan Flexter mulai tiba, berkendara motor berbagai ukuran, dan sebuah bis untuk yang tak bermotor. Si MC yang kocak dan centil (cowok loh) membuka acara penuh canda, sambil sesekali menyanyi. Trus aku berpresentasi tentang Flexiland dan Flexter; diteruskan Mas Iskandar (iskuman.myflexiland.com) dengan berbagai aspek komunitas Flexter. Asik dan renyah. Pak Ramli [...]
Si MC yang kocak dan centil (cowok loh) membuka acara penuh canda, sambil sesekali menyanyi. Trus aku berpresentasi tentang Flexiland dan Flexter; diteruskan Mas Iskandar (iskuman.myflexiland.com) dengan berbagai aspek komunitas Flexter. Asik dan renyah. Pak Ramli memberi sambutan selamat datang; dan kemudian Flexter Khatulistiwa dikukuhkan oleh EGM Divre VI, Triana Mulyatsa. Pak Triana ini ex-boss di Divre III Jawa Barat dulu, dan masih awet ramah dan optimis seperti dulu. Hadir juga ex-boss Pak Arif Prabowo, yang masih awet cool. Kemudian peserta (kurang lebih 70 orang) diberi pembekalan motivasi oleh Mas Jemi Confido.

Hmm, aku malah sempat plurking dan baca2 mail dengan Flexi. Lumayan juga, di pelosok gini :).

Flexter Khatulistiwa diketuai Mas Irfan Hendri. Beliau ini adalah Pembantu Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura. Pas untuk urusan komunitas, sekaligus keanakmudaan. Anggota2nya, yang sempat2 ngobrol, terdiri dari berbagai kalangan. Ada pengusaha, ada manager sebuah English Training Centre, ada penggemar motor (yang sebelumnya sudah berkomunitas), ada ... wah banyak.



Sayang sekali kami tak bisa sampai malam mingguan di sana, karna harus kembali malam itu juga ke Jakarta. So, sampai ketemu lagi, para Flexter Kalimantan. Selalu kreatif, dan terus berbakti untuk negeri ini!
]]>
Ya, Kun Memang Kaya Toast http://koen.myflexiland.com/index.php/71522/ya,-kun-memang-kaya-toast http://koen.myflexiland.com/index.php/71522/ya,-kun-memang-kaya-toast#comments Thu, 28 Aug 2008 07:21:35 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/71522/ya,-kun-memang-kaya-toast [...] ]]> Pontianak http://koen.myflexiland.com/index.php/71318/pontianak http://koen.myflexiland.com/index.php/71318/pontianak#comments Sat, 23 Aug 2008 12:15:32 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/71318/pontianak Menurut rencana, seharusnya kemarin aku mendadak ke Bandung. Suatu ceremony Telkom, tetapi sekaligus pengenalan beberapa content baru (yang terkait dengan musik). Tapi di tengah jalan, tugas lain disodorkan: terbang ke Pontianak. Wiiiikikikikikiki. Eh, itu mah bukan Pontianak. So, bersama Mr Iskandar of Flexter Zero21, siang ini aku melandas di Supadio Airport. Acaranya ... ah masih besok :). Perjalanannya sendiri menarik. Aku harus 2x kenalan sama Mas Iskandar. Sekali sebagai Kuncoro of Telkom, dan sekali lagi kemudian sebagai Koen of Flexiland. Tapi Mas Iskandar sendiri piawai mengutak atik berbagai hal. Aku baru tahu misalnya bahwa GPS di Nokia 6275i-ku itu berfungsi beneran; bukan cuman software yang salah diinstal Nokia. Duh, kenapa nggak [...]
So, bersama Mr Iskandar of Flexter Zero21, siang ini aku melandas di Supadio Airport. Acaranya ... ah masih besok :). Perjalanannya sendiri menarik. Aku harus 2x kenalan sama Mas Iskandar. Sekali sebagai Kuncoro of Telkom, dan sekali lagi kemudian sebagai Koen of Flexiland. Tapi Mas Iskandar sendiri piawai mengutak atik berbagai hal. Aku baru tahu misalnya bahwa GPS di Nokia 6275i-ku itu berfungsi beneran; bukan cuman software yang salah diinstal Nokia. Duh, kenapa nggak kenal dari dulu2 sih? Haha :). Jadi GPS mulai dihidupkan tepat di atas Belitung. Dan perjalananan ke Pontianak, dengan demikian berarti perjalanan GPS mendekati 0 derajat LS/LU.

Pontianak sendiri tidak berbeda jauh dengan kota2 di Jawa, kalau dilihat dari bawah. Mungkin etniknya saja tampak berbeda. Dari atas sih, tampak pertigaan sungai yang menawan, saat sungai Kapuas berpadu dengan sungai Landak.




Bersambung besok ah.
]]>
Kopdar 08/08/08 http://koen.myflexiland.com/index.php/70848/kopdar-08/08/08 http://koen.myflexiland.com/index.php/70848/kopdar-08/08/08#comments Tue, 12 Aug 2008 12:51:06 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/70848/kopdar-08/08/08 Jadi, aku berserial kopdar di Bandung pada sebuah Jumat. Pertemuan pertama di ITB. Dijadwal jam 09.00, dan hanya meleset dikit. Travel Queen cukup kencang juga :). Dari USDI ada Basuki Suhardiman dan rekan-rekan, dan dari Telkom ada Komang Adyarsa dan Diatherman Anggen, di samping aku juga. Temanya tentang pengembangan komunitas kreatif. Di sini juga aku sempat ketemu Widianto Nugroho, salah satu web designer ITB.ac.id yang baru itu. Ini juga satu 'friend' baru di Facebook :). Jeda beberapa menit aku manfaatkan untuk bertamu di Dago 8. Ini markas beberapa komunitas, yang kebetulan juga jadi kantor Marketing Telkom Divisi Regional III. Pertemuan kedua di RDC. [...]
Pertemuan pertama di ITB. Dijadwal jam 09.00, dan hanya meleset dikit. Travel Queen cukup kencang juga :). Dari USDI ada Basuki Suhardiman dan rekan-rekan, dan dari Telkom ada Komang Adyarsa dan Diatherman Anggen, di samping aku juga. Temanya tentang pengembangan komunitas kreatif. Di sini juga aku sempat ketemu Widianto Nugroho, salah satu web designer ITB.ac.id yang baru itu. Ini juga satu 'friend' baru di Facebook :).

Jeda beberapa menit aku manfaatkan untuk bertamu di Dago 8. Ini markas beberapa komunitas, yang kebetulan juga jadi kantor Marketing Telkom Divisi Regional III.

Pertemuan kedua di RDC. Tahu RDC nggak? Di Bandung ada banyak mall dengan singkatan tiga huruf. BIP, BSM, BCC, BTC, BTM, dan RDC mau masuk sebagai salah satunya. C-nya centre juga, seperti banyak mall lain. Sebelum musim mall, namanya Risti. Di sini judulnya Kopdar Blogger Telkom :), atas undangan Jojo Adi :).. Dewan blogger Telkom ini juga berfungsi sebagai juri untuk lomba blogging Flexter. Di kopdar berkedok meeting ini, terundang juga para grand jury yang semuanya tak tercemar Telkom: Budi Putra, Viking Karwur, Priyadi, dan Budi Rahardjo. Nama2 diurut menurut urutan hadir. Kopdar di sini dilakukan dua sesi. Sesi satu memaparkan kerja teknis grand jury, sekaligus perkenalan dan berbagi tips blogging. Cukup ramai, dengan gaya masing2. Dina menceritakan lebih menarik di blognya. Sesi dua di RajaRasa, dengan sea food yang yummie-yummie. Katanya :). Hihi. Aku lagi demam dan meradang, jadi tak bisa menikmati makanan :). Diakhiri foto2. Namanya juga kopdar.



Jeda lagi, aku memutuskan ke dokter THT yang mendadak jadi langganan; di Apotek Kimia Farma Dago. Budi Putra dan Priyadi memilih menemani antri dokter dan apotek, alih2 menikmati senja di Excelso. Ah, blogger memang sahabat terbaik. Pak dokter yang ramah sampai berdecak melihat THT-ku. "Parah," katanya. Lalu memberi deretan racun untuk badanku. Waktu menunjuk 08:08pm. Racun kutelan, lalu ...

Kopdar lagi. Kali ini dengan apa yang menamakan diri sebagai Bandung Plurker Community (biar 3 huruf/huruv/hurup). Dikomandani oleh Bunda Endhoot, tema kopdar kali ini adalah "menonton TVRI" -- yang kebetulan acaranya rada bagus, yaitu pembukaan olimpiade. Berderet barisan atlit berbagai bangsa, berbagai bendera, disambut dara Cina dengan gaya yang amat dibenci Priyadi: dancing banana. Acara chaotic ini mendadak jadi Forum Ponsel tandingan, saat semua peserta spontan mengeluarkan gadget yang dipegangnya, dan langsung difoto beramai2. Jadi yang difoto gadgetnya, bukan peserta kopdar. Plurking, memang bukan trend sesaat, tapi jelas trend sesat.

Ini foto BP di depan barisan gadget. Quote hasil contekan: "Hasil carding neh."



Lalu aku harus menyerah. Selain radang dan demam kian mengganggu; juga racun dari dokter mulai bereaksi mengeruhkan pikiran ☺. Bobo, dengan rencana untuk kopdar lagi besoknya (tapi ternyata aku nggak bisa dating – masih mabox). Blogger memang sedang dekaden: lebih sering kopdar daripada menulis blog. Tapi blog telah membangkitkan kembali web, Internet, dan kita percaya akan juga membangkitkan bangsa ini. Ayo, maju lagi, maju terus, pangtang mungdur! ]]>
Soixante Trois http://koen.myflexiland.com/index.php/70792/soixante-trois http://koen.myflexiland.com/index.php/70792/soixante-trois#comments Mon, 11 Aug 2008 09:49:42 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/70792/soixante-trois Dari hariesdesign.myflexiland.com [...]

Dari hariesdesign.myflexiland.com
]]>
PHP Motion http://koen.myflexiland.com/index.php/70420/php-motion http://koen.myflexiland.com/index.php/70420/php-motion#comments Tue, 05 Aug 2008 05:00:06 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/70420/php-motion Dari yang kelas Youtube, sampai yang baru lahir semacam Veeon dan Guebanget, layanan video sharing masih dan makin dinikmati. Barangkali aku termasuk minoritas yang tak terlalu menikmati layanan macam itu. Kalaupun sesekali mengakses Youtube, biasanya aku cuman menikmati musik2 yang jarang dipasang di radio2 Indonesia (yang tak menghargai mutu) dan jarang dijual di kotaku. Gambarnya, lupakan aja :). Tapi ceritanya bukan lagi mau membahas Youtube nih. Kira2, pingin nggak, bikin Youtube sendiri. Tak terlalu sulit sebenarnya. Sebuah server, dan akses yang memadai ke Internet, tentu diperlukan. Gila aja kalau mau bikin layanan sekelas Youtube tapi pakai hostingan :). Untuk software, ada [...]
Tapi ceritanya bukan lagi mau membahas Youtube nih. Kira2, pingin nggak, bikin Youtube sendiri. Tak terlalu sulit sebenarnya. Sebuah server, dan akses yang memadai ke Internet, tentu diperlukan. Gila aja kalau mau bikin layanan sekelas Youtube tapi pakai hostingan :). Untuk software, ada beberapa alternatif open source yang bisa digunakan. Salah satunya adalah PHPmotion.

PHPmotion, dengan alamat di www.phpmotion.com, merupakan CMS sharing video yang juga mendukung sharing media lain (termasuk mp3). Software ini 100% bebas digunakan. Ia juga terancang dengan template, yang memungkinkan kita mengubah tampilan secara mudah (mirip Joomla atau Wordpress gitu); selain kemudahan mengedit CSS. Konon sudah ratusan ribu webmaster menggunakan software ini. Hmmm, artinya setidaknya sudah ada ratusan ribu calon pesaing Youtube.

OK, jadi yang penting bukan lagi soal engine. Tapi mau diapakan layanan ini. Bisnis? Layanan masyarakat? Display karya pribadi? Keisengan menarik? Dan kalau bisnis: bisnis macam apa? Sharing content? Iklan. Waaaa. Mangga kalau mau mulai coba2. Dan kalau gagal2 dikit, jangan sungkan untuk tak bertanya di sini. Di webnya ada forumnya kok.

Kompetisi software ini? Ada :). Lain hari kita bahas deh. ]]>
Bote http://koen.myflexiland.com/index.php/70153/bote http://koen.myflexiland.com/index.php/70153/bote#comments Fri, 01 Aug 2008 08:39:17 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/70153/bote “Setia hingga akhir dalam keyakinan,” itu ada tertulis di kitab di tangannya. 24 tahun hanya ia hidup, sebelum ia biarkan kekejaman mencerabut hidupnya. Ia Bote, dan dunia mengenang nama panjangnya: Robert Wolter Monginsidi. Lahir di Manado, dan mulai bekerja sebagai guru di Luwuk Banggai, serta tumbuh rasa kebangsaannya. Menyaksikan kembalinya pasukan Belanda ke tanah airnya, ia membentuk induk organisasi kelaskaran yang disebut LAPRIS (Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi) pada Juli 1946, dan terpilih sebagai sekjen. Keberanian, kecerdasan, dan pembawaan diri Bote membuatnya makin disegani dan dipercaya memimpin aksi-aksi pertempuran melawan tentara Belanda di dalam dan di luar kota. Taktik dan strateginya mencengangkan dan meresahkan pihak Belanda. Bote sempat tertangkap, tapi mampu melarikan diri dari [...] “Setia hingga akhir dalam keyakinan,” itu ada tertulis di kitab di tangannya. 24 tahun hanya ia hidup, sebelum ia biarkan kekejaman mencerabut hidupnya. Ia Bote, dan dunia mengenang nama panjangnya: Robert Wolter Monginsidi.

bote.jpgLahir di Manado, dan mulai bekerja sebagai guru di Luwuk Banggai, serta tumbuh rasa kebangsaannya. Menyaksikan kembalinya pasukan Belanda ke tanah airnya, ia membentuk induk organisasi kelaskaran yang disebut LAPRIS (Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi) pada Juli 1946, dan terpilih sebagai sekjen.

Keberanian, kecerdasan, dan pembawaan diri Bote membuatnya makin disegani dan dipercaya memimpin aksi-aksi pertempuran melawan tentara Belanda di dalam dan di luar kota. Taktik dan strateginya mencengangkan dan meresahkan pihak Belanda. Bote sempat tertangkap, tapi mampu melarikan diri dari penjara melalui cerobong asap dapur. Maka Belanda menjalankan taktik khasnya: penyuapan dan pecah belah. Iming2 uang ditawarkan bagi rakyat yang bersedia mengkhianati Bote. Dengan cara itu, Bote akhirnya tertangkap, dimasukan ke tahanan di Kiskampement Makassar dengan tangan dan kaki dirantai dan dikaitkan di dinding tembok, dan kemudian dijatuhi hukuman mati.

Di dalam sel, Bote membuat catatan-catatan:

  1. Jangan takut melihat masa yang akan datang. Saya telah turut membersihkan jalan bagi kalian meskipun belum semua tenagaku kukeluarkan.
  2. Jangan berhenti mengumpulkan pengetahuan agar kepercayaan pada diri sendiri tetap ada, dan juga jangan tinggalkan kepercayaan teguh pada Tuhan.Kasih Tuhan mengatasi segala-galanya.
  3. Bahwa sedari kecil harus tahu berterima kasih tahu berdiri sendiri. Belajarlah melipat kepahitan! Belajar mulai dari 6 tahun, dan jadilah contoh mulai kecil sedia berkorban untuk orang lain.
  4. Apa yang saya bisa tinggalkan hanyalah rohku saja yaitu roh “setia hingga terakhir pada tanah air” dan tidak mundur sekalipun menemui rintangan apapun menuju cita-cita kebangsaan yang ketat.
  5. Memang betul, bahwa ditembak bagi saya berarti kemenangan batin dan hukuman apapun tidak membelenggu jiwa.
  6. Perjuanganku terlalu kurang, tapi sekarang Tuhan memanggilku, rohku saja yang akan tetap menyertai pemuda-pemudi. Semua air mata, dan darah yang telah dicurahkan akan menjadi salah satu fondasi yang kokoh untuk tanah air kita yang dicintai: Indonesia.
  7. Saya telah relakan diriku sebagai korban dengan penuh keikhlasan memenuhi kewajiban buat masyarakat kini dan yang akan dating. Saya penuh percaya bahwa berkorban untuk tanah air mendekati pengenalan kepada Tuhan yang Maha Esa.
  8. Jika jatuh sembilan kali, bangunlah sepuluh kali. Jika tidak bisa bangun berusahalah untuk duduk dan berserah kepada Tuhan.

Di luar sel, dunia sedang berubah. Secara sepihak, Belanda mengkhianati perjanjian Renville dan menduduki Yogyakarta. Tapi dukungan dari dunia memaksa Belanda kembali ke meja perundingan, yang kemudian dipimpin oleh Dr Roem dan Van Roijen. Belanda dipaksa mengakui kedaulatan Indonesia, yang dijadwalkan akan dilakukan pada akhir tahun 1949.

Namun di Makassar, perundingan yang sudah mencapai final itu tidak menyurutkan niat pembesar Belanda untuk membunuh Bote. Pada 5 September 1949, Bote dihadapkan pada regu tembak. Ia menolak ditutup matanya. “Dengan hati dan mata terbuka, aku ingin melihat peluru penjajah menembus dadaku. ” Lalu ia memekikkan “Merdeka!” dan delapan butir peluru dimuntahkan ke tubuhnya: dada kiri, dada kanan, ketiak, pelipis, pusar.

24 tahun ia waktu itu. Namun semangatnya tak pernah dapat dimatikan.

(Catatan: Copy juga dari KUN.CO.RO -- lagi pingin blogging tapi nggak sempat nih, matahari keburu tinggi lagi)

]]>
Blogging 80 http://koen.myflexiland.com/index.php/70132/blogging-80 http://koen.myflexiland.com/index.php/70132/blogging-80#comments Thu, 31 Jul 2008 10:14:48 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/70132/blogging-80 Copy dari KUN.CO.RO, waktu sedang memperingati 8 tahun blogging. Tentu Internet 2.0 memang sudah terjadi (atau Internet 3.0 — tidak ada bedanya). Tentu wikinomics, prosumerity, etc, memang sudah terbukti. Namun bukan berarti blogging jadi harus jadi pusat perhatian. Blogging memang kegiatan Internet 2.0 yang paling mudah. Hanya dalam beberapa menit, seseorang yang baru mengenal Internet sudah dapat menjadi penerbit kelas dunia. Blogging dapat dimanfaatkan buat jadi pintu pertama buat mengenal Internet transaksional, sebelum orang awam mengenal keunikan-keunikan Internet lainnya. Namun blogging juga mirip SMS: cuman jadi alat bantu komunikasi. Blogging, Internet, komputer, tidak membuat hal baik jadi jelek atau hal jelek jadi baik: menulis kebodohan di Internet tidak membuatnya jadi benar [...] Copy dari KUN.CO.RO, waktu sedang memperingati 8 tahun blogging.

Tentu Internet 2.0 memang sudah terjadi (atau Internet 3.0 — tidak ada bedanya). Tentu wikinomics, prosumerity, etc, memang sudah terbukti. Namun bukan berarti blogging jadi harus jadi pusat perhatian. Blogging memang kegiatan Internet 2.0 yang paling mudah. Hanya dalam beberapa menit, seseorang yang baru mengenal Internet sudah dapat menjadi penerbit kelas dunia. Blogging dapat dimanfaatkan buat jadi pintu pertama buat mengenal Internet transaksional, sebelum orang awam mengenal keunikan-keunikan Internet lainnya. Namun blogging juga mirip SMS: cuman jadi alat bantu komunikasi. Blogging, Internet, komputer, tidak membuat hal baik jadi jelek atau hal jelek jadi baik: menulis kebodohan di Internet tidak membuatnya jadi benar atau keren.

Tapi kenapa menulis blog sampai 8 tahun (dan entah berapa macam blog)? Mengapa kemudian sibuk mempromosikan blog, menjahit kegiatan antar komunitas, meroadshowkan blog? Bukan karena blog itu istimewa; tetapi karena melihat potensi bahwa blog bisa jadi ruang belajar yang ampuh untuk transformasi budaya, penularan ilmu, dan pembudayaan infokom secara intens. Dan kalau “blogger” jadi label, jadi terekspose secara eksklusif, jadi dibikin terlalu bergaya dan centil, itu efek yang sebenarnya tak diharapkan (tapi bisa dijadikan ruang tersendiri untuk mereka yang memang centil dan suka bergaya). Dipikir2, ajaib juga kalau blogger pingin diekspos TV dan media konvensional lain :) — mirip kaum republiken yang meminta pengakuan dari maharaja :). Sejauh ini sih, yang terjadi adalah bahwa media konvensionallah yang bekepentingan mengekspos kegiatan blogging dan semacamnya, untuk membuat diri mereka sendiri updated.

Aku akan terus ngeblog, terus meneruskan kampanye blogging, dan terus mendukung kegiatan2 yang membuat dunia blog ramai; terutama membantu kegiatan blogging & komunitas blogging agar mulai memberdayakan masyarakat yang lebih luas.

Foto yang tadinya ada di sini (tapi sudah dihapus) adalah foto aku di Yogya kemarin: menyampaikan laporan & ide2 content dari Jawa Barat. Aku memulai dengan menyebutkan bahwa content & communities tak mungkin terpisahkan. Dengan Internet 2.0, content, feature, dan bahkan produk, akan dibentuk dan didefinisikan oleh communities. Yaw, mungkin ini presentasi terakhir dimana aku mewakili Jawa Barat. Tapi mudah2an bukan presentasi terakhir dimana aku mewakili kaum blogger

]]>
Tema Anti Narkoba http://koen.myflexiland.com/index.php/68028/tema-anti-narkoba http://koen.myflexiland.com/index.php/68028/tema-anti-narkoba#comments Sat, 28 Jun 2008 04:30:56 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/68028/tema-anti-narkoba Salah satu tema dalam Kompetisi Blog Flexter 2008 adalah Kampanye Anti Penggunaan Narkoba. Narkotik, kita hafal, adalah zat kimia amat adiktif yang dalam jangka pendek mengurangi respons syaraf (sehingga mengurangi rasa sakit, rasa sedih, menggantikan dengan kenyamanan semu), dan dalam jangka panjang merusak tubuh dengan efek yang irreversible. Nartkotik berbahaya bukan hanya karena ia merusak tubuh, tetapi karena efek adiktifnya yang kuat. Pengguna yang sadar akan bahayanya pun nyaris selalu tak mampu menghentikan konsumsi benda beracun ini. Konsumsi narkotik menjatuhkan performansi generasi demi generasi dalam sebuah bangsa, dan dapat melumpuhkan bangsa. Karena itu perang terhadap narkotik menjadi perang internasional. Tapi [...] Kompetisi Blog Flexter 2008 adalah Kampanye Anti Penggunaan Narkoba. Narkotik, kita hafal, adalah zat kimia amat adiktif yang dalam jangka pendek mengurangi respons syaraf (sehingga mengurangi rasa sakit, rasa sedih, menggantikan dengan kenyamanan semu), dan dalam jangka panjang merusak tubuh dengan efek yang irreversible. Nartkotik berbahaya  bukan hanya karena ia merusak tubuh, tetapi karena efek adiktifnya yang kuat. Pengguna yang sadar akan bahayanya pun nyaris selalu tak mampu menghentikan konsumsi benda beracun ini. Konsumsi narkotik menjatuhkan performansi generasi demi generasi dalam sebuah bangsa, dan dapat melumpuhkan bangsa. Karena itu perang terhadap narkotik menjadi perang internasional.

Tapi yang aku pikir perlu diperangi memang adalah irrasionalisme. Kita agak sulit mendukung program pemerintah melarang narkotik, sementara pemerintah memperbolehkan konsumsi barang2 beracun dan bodoh lain. Rokok misalnya. Alih2 menghentikan konsumsi rokok, pemerintah justru mengambil cukai tinggi. Cukai yang tinggi itu akhirnya dijadikan pembenaran industri rokok untuk mengatakan bahwa industri rokok mendukung pembangunan. Ya, itu contoh lain pembodohan bangsa. Semua penelitian ilmiah yang tak disponsori industri rokok membuktikan sebaliknya: biaya yang harus dikeluarkan negara dan masyarakat untuk mengatasi kanker paru-paru, peningkatan gangguan jantung (atherosklerosis dll), gangguan ISPA, dll, sudah lebih tinggi daripada cukai yang dibayar mafia rokok. Dan kita belum menghitung penurunan produktivitas akibat rokok yang mengganggu para pekerja, keluarga, dan rekan mereka yang turut teracuni rokok. Bullshit lain yang dikeluarkan para mafia rokok adalah bahwa mereka menghidupi ribuan buruh. Tetapi penelitian yang tak disponsori industri rokok menunjukkan bahwa justru di industri rokok terjadi eksploitasi: persentase komponen biaya untuk buruh di industri rokok merupakan yang terkecil dibandingkan industri lain. Dan sementara pembodohan itu berlangsung, tingkat stroke, jantung koroner, kanker paru2, dan kanker2 lain meningkat di masyarakat. Kanker paru2 adalah kanker yang persentase kesembuhannya paling kecil.

Kita membiarkan pembodohan terjadi terus menerus. Lalu kita berteriak Anti Narkoba. Mungkinkah berhasil?

(Catatan: Ini cuman tulisan contoh.)


]]>
Buku vs Blog http://koen.myflexiland.com/index.php/67641/buku-vs-blog http://koen.myflexiland.com/index.php/67641/buku-vs-blog#comments Sun, 22 Jun 2008 02:18:36 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/67641/buku-vs-blog Beberapa hari lalu aku sempat diajak berbincang sama Rase FM. Ronny, sang pembawa feature, beberapa kali menyebut soal buku. Buku Raditya yang lucu dan heboh itu misalnya (hehehe, beneran lucu itu anak). Dan aku cerita, memang sempat ada yang menawarkan membukukan blog-ku. Tapi aku memilih agar saat ini buat blog jadi blog, dan buku jadi buku. Kalau diminta menulis buku, aku akan senang juga; tapi kalau diminta memindah blog jadi buku, kayaknya nggak deh. Ada sesuatu di blog yang tak dapat dipindahkan ke dunia buku. Trus ... aku meneruskan: "Tapi kalau misalnya aku disuruh memilih tinggal di satu dari dua planet, [...]
Trus ... aku meneruskan: "Tapi kalau misalnya aku disuruh memilih tinggal di satu dari dua planet, satu isinya cuman buku, dan satu lagi Internet termasuk blogging; aku pasti akan memilih planet dengan buku :)." Buku terlalu mengasyikkan, dan belum tergantikan sama benda apa pun :).

Hmm, ada saat sendiri sebentar di HUT-ku kemarin; dan aku meluangkannya untuk membelikan kado buat aku sendiri: sebuah buku.






]]>
Tumblelog http://koen.myflexiland.com/index.php/67472/tumblelog http://koen.myflexiland.com/index.php/67472/tumblelog#comments Mon, 16 Jun 2008 11:12:58 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/67472/tumblelog Ya, kemaren ada trouble pada KUNCORO.CO.UK, dan tumblelog-ku itu mati. Coba2 maintain, tapi nggak langsung berhasil. Mencoba rebuild dengan engine lain; dan malah jadi menyelami dunia tumblelog lagi. Yea, mungkin ini pengulangan. Tapi aku mau cerita dikit tentang tumblelog. Tumblelog itu blog minimalis. Entry di dalamnya hanya berisi teks singkat saja, atau satu link saja, atau satu gambar saja, atau sebuah potongan chat saja. Komentar tidak harus ada (biarpun ada juga yang memasang fasilitas ini di tumblelognya). Buat apa tumblelog? Entry singkat di blog biasa memang memungkinkan. OK saja. Tapi kadang kita perlu ruang untuk menempatkan satu fokus menarik, tanpa harus [...] KUNCORO.CO.UK, dan tumblelog-ku itu mati. Coba2 maintain, tapi nggak langsung berhasil. Mencoba rebuild dengan engine lain; dan malah jadi menyelami dunia tumblelog lagi. Yea, mungkin ini pengulangan. Tapi aku mau cerita dikit tentang tumblelog. Tumblelog itu blog minimalis. Entry di dalamnya hanya berisi teks singkat saja, atau satu link saja, atau satu gambar saja, atau sebuah potongan chat saja. Komentar tidak harus ada (biarpun ada juga yang memasang fasilitas ini di tumblelognya).

Buat apa tumblelog? Entry singkat di blog biasa memang memungkinkan. OK saja. Tapi kadang kita perlu ruang untuk menempatkan satu fokus menarik, tanpa harus mendiskusikan. Dan bisa beralasan bahwa diskusi memang tak dianjurkan di ruang itu.

Membuat tumblelog cukup mudah. Kalau di blog ada Wordpress atau Blogger (atau tentu juga MyFlexiLand), maka tumblelog punya Tumblr. Seperti Wordpress, di sini kita bisa menggunakan subdomain di bawah tumblr.com (misalnya crvactu.tumblr.com) atau menggunakan domain atau subdomain kita sendiri. Tumblelog di Tumblr juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi aggregator personal (misalnya telkom.tumblr.com).

Contoh Tumblelog

Cara lain membuat tumblelog adalah dengan memanfaatkan CMS khusus untuk diinstalasi pada web kita. Site kuncoro.co.uk menggunakan Gelato, sebuah CMS khusus untuk tumblelog. Gelato bisa diunduh dari gelatocms.com.

Daftar tukang tambal (tukang tumble) di Indonesia ada di indonesia.tumblr.com, dan tukang tambal antar bangsa di tumblelog.co.uk. Entry tumblelog di Wikipedia banyak menceritakan hal menarik lain seputar tumblelog.

]]>
Nobel dan Swedia http://koen.myflexiland.com/index.php/67280/nobel-dan-swedia http://koen.myflexiland.com/index.php/67280/nobel-dan-swedia#comments Wed, 11 Jun 2008 11:54:02 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/67280/nobel-dan-swedia Kalau hanya melihat data statistik, kita selalu disuruh percaya bahwa negara2 Skandinavia adalah yang paling makmur di dunia: teledensitas telefon tertinggi, Internet per kapita tertinggi, sampai konsumsi kopi per kapita tertinggi. Ini pernah di bahas di kelas beberapa tahun lalu, dan aku berusaha menangkap persamaan kopi dengan Internet: itu konsumsi orang dewasa. Dan memang negara2 Skandinavia itu berpola penduduk tua: laju pertumbuhan penduduknya negatif. Jadi sulit dibandingkan dengan negara2 lain yang terus memproduksi bayi sebagai pembagi statistik. Aku baru baca lagi tentang salah satu negara di sana: Swedia. Khas Skandinavia, negara ini berada di ranking tiga sebagai negara paling kompetitif, dan [...]
Aku baru baca lagi tentang salah satu negara di sana: Swedia. Khas Skandinavia, negara ini berada di ranking tiga sebagai negara paling kompetitif, dan mengeluarkan biaya R&D per kapita terbesar di dunia. Namun negara ini juga ternyata pengekspor senjara terbesar per kapita -- bersama Israel. Bedanya, Israel terkenal sebagai tukang bunuh, tapi Swedia aman bersembunyi di balik citra baik (saat ini -- namun bagi Finlandia, Swedia tetap suka dianggap agresif). Padahal ekspor senjata Swedia terkenal kejam. Setidaknya seorang Perdana Menteri Swedia harus dibunuh, dan satu lagi karirnya harus hancur. Pembunuhan PM? Ya, mungkin kita masih ingat nama Olof Palme. Beliau dibunuh di jalan agak sepi beberapa tahun yang lalu. Pembunuhnya dicurigai dari kalangan militer sendiri. Makhluk ini terlalu ideal, sementara industri senjata Swedia sedang dalam deal ketat, yang justru dihalangi sang PM. Dua minggu setelah pembunuhan Olof Palme, kontrak persenjataan ditandatangani dengan sukses. Di India, nama Bolfor (industri senjata Swedia) terkenal sebagai sesuatu yang busuk; melibatkan suap kepada mantan PM Rajiv Gandhi yang sebelumnya dipercaya rakyat sebagai Mr Clean. Bolfor sendiri masih beroperasi seolah tak terjadi apa2. Contoh lain adalah terkuaknya penyuapan oleh Gripen, industri senjata Swedia lain, kepada pemerintah Ceska dan Hongaria. Industri senjata sendiri memang terkenal penuh penyuapan. Tapi, seperti ditulis di atas, Swedia selalu tetap punya citra baik.

Ya, ini terlalu lucu untuk negara yang setiap tahun sibuk membagikan hadiah Nobel, termasuk Nobel Perdamaian.

Dan ini mengingatkan bahwa Alfred Nobel sendiri punya cerita lucu. Sejak muda, Alfred memang melakukan penelitian atas bahan peledak, terutama nitrogliserin -- benda cair yang mudah meledak luar biasa. Kalau bisa disimpan dengan aman, benda ini bisa menggantikan mesiu yang ledakannya lemah. Percobaan Alfred pernah membunuh 5 orang, termasuk salah satu adiknya. Pada usia 30, baru ia menemukan solusi: silikat berpori dari alga yang dikeraskan akan mampu menyerap nitrogliserin dan mengamankannya. Alfred menamainya dinamit. Maksudnya untuk tujuan damai, seperti membangun rel. Tapi kemudian juga digunakan untuk membuhuh tsar Russia. Nah, suatu hari Ludvig Nobel meninggal. Sebuah koran Perancis mengira Alfred yang meninggal, lalu menulis obituari tentang meninggalkan seorang industriawan yang rajin mencari cara untuk mencacati dan membunuh. Alfred membayangkan bahwa akan seperti itulah obituari dirinya akan ditulis kalau dirinya meninggal beneran. Maka Alfred mencari cara untuk memperbaiki citra dirinya. Dan hasilnya adalah Hadiah Nobel itu, termasuk Nobel Perdamaian. Sekarang Nobel dikenang sebagai pecinta ilmu dan perdamaian. ]]>
Mug Domain http://koen.myflexiland.com/index.php/67227/mug-domain http://koen.myflexiland.com/index.php/67227/mug-domain#comments Tue, 10 Jun 2008 06:54:09 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/67227/mug-domain Dulu mug di kantor berhuruf K. Tapi sering menghilang. Entah dipakai tamu, atau bahkan temen sendiri. Nggak tekut ketularan aku kali, haha. Atau lebih mungkin, mereka pikir K itu singkatan dari Kopi. Mug itu akhirnya ditinggal di kantor Supratman. Masih suka aku cari dan aku pakai kalau lagi ke sana. Di Dago, aku pakai mug dari Starbucks. Ini dulu beli waktu Starbucks Bandung baru buka (dan baru ada satu, jadi tidak perlu menyebut Starbucks Bandung yang mana). Nggak pernah menghilang karena dipinjam sih, kecuali oleh beberapa mahasiswa kerja praktek yang nggak tahu kalau insanity itu bisa menular lewat gelas. Mug Starbucks itu [...]
Di Dago, aku pakai mug dari Starbucks. Ini dulu beli waktu Starbucks Bandung baru buka (dan baru ada satu, jadi tidak perlu menyebut Starbucks Bandung yang mana). Nggak pernah menghilang karena dipinjam sih, kecuali oleh beberapa mahasiswa kerja praktek yang nggak tahu kalau insanity itu bisa menular lewat gelas.

Mug Starbucks itu akhirnya dirumahkan, bersama belasan mug Starbucks dari beberapa kota di beberapa benua (Eropa, Asia , dan Pasifik saja sih, Antartika belum). Jadi sekarang di kantor, aku pakai mug yang ini:



Mug ini gambarnya dicetak (dengan kualitas tak begitu baik) di BEC. Digambari logo webku, dan hampir semua domainku. Hampir semua :), soalnya beberapa kayaknya nggak enak ditulis. Tapi kalau flexter.org dan semacamnya belum ditulis, itu hanya gara2 aku belum in touch sama Flexter aja waktu mug itu dibuat. Desain, tentu saja dengan PowerPoint. Orang kantoran, bisa bikin gambar pakai apa lagi sih?

BTW, mug kantor kamu kayak apa bentuknya?


]]>
In My Defence http://koen.myflexiland.com/index.php/67072/in-my-defence http://koen.myflexiland.com/index.php/67072/in-my-defence#comments Thu, 05 Jun 2008 02:21:21 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/67072/in-my-defence In my defence what is there to say All the mistakes we made must be faced today It's not easy now knowing where to start While the world we love tears itself apart I'm just a singer with a song How can I try to right the wrong For just a singer with a melody I'm caught in between, with a fading dream In my defence what is there to say We destroy the love, it's our way We never listen enough, never face the truth Then like a passing song, love is here and then it's gone I'm just a singer with a song How can I try to right the wrong For [...] All the mistakes we made must be faced today
It's not easy now knowing where to start
While the world we love tears itself apart

I'm just a singer with a song
How can I try to right the wrong
For just a singer with a melody
I'm caught in between, with a fading dream

In my defence what is there to say
We destroy the love, it's our way
We never listen enough, never face the truth
Then like a passing song, love is here and then it's gone

I'm just a singer with a song
How can I try to right the wrong
For just a singer with a melody
I'm caught in between, with a fading dream

I'm just a singer with a song
How can I try to right the wrong
I'm just a singer with a melody
I'm caught in between, with a fading dream
Caught in between, with a fading dream
Caught in between, with a fading dream ]]>
Heboh Blog Flexiland http://koen.myflexiland.com/index.php/67016/heboh-blog-flexiland http://koen.myflexiland.com/index.php/67016/heboh-blog-flexiland#comments Tue, 03 Jun 2008 11:32:06 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/67016/heboh-blog-flexiland Pssst, buka rahasia nih ... Pan blog di Flexiland sudah makin banyak dan mulai keren-keren. Isinya bukan lagi cuman asa cuap, asal copy paste, asal curhat; tapi sudah banyak berisi hal2 yang inspiring. Nah, psssst, jangan bilang2 nih. Ini rahasia. Bentar lagi para pengasuh Flexiland mau bikin kehebohan yang berkaitan sama blog di Flexiland. Udah ah, ini masih rahasia. Yang penting ini: siapin blog kita2 sebaik2nya, sebagus2nya, sekeren2nya. Ajak2 juga temen2 dan sohib2 kita untuk mulai bikin blog di MyFlexiland. Dijamin seru nanti. Rahasia sih, tapi pokoknya seru deh. Yuh ah. [...]
Pan blog di Flexiland sudah makin banyak dan mulai keren-keren. Isinya bukan lagi cuman asa cuap, asal copy paste, asal curhat; tapi sudah banyak berisi hal2 yang inspiring. Nah, psssst, jangan bilang2 nih. Ini rahasia. Bentar lagi para pengasuh Flexiland mau bikin kehebohan yang berkaitan sama blog di Flexiland.

Udah ah, ini masih rahasia. Yang penting ini: siapin blog kita2 sebaik2nya, sebagus2nya, sekeren2nya. Ajak2 juga temen2 dan sohib2 kita untuk mulai bikin blog di MyFlexiland. Dijamin seru nanti. Rahasia sih, tapi pokoknya seru deh.

Yuh ah. ]]>
Kita Masih Punya Negeri Ini http://koen.myflexiland.com/index.php/66561/kita-masih-punya-negeri-ini http://koen.myflexiland.com/index.php/66561/kita-masih-punya-negeri-ini#comments Tue, 20 May 2008 02:34:11 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/66561/kita-masih-punya-negeri-ini [...] ]]> Doel Pikat http://koen.myflexiland.com/index.php/66525/doel-pikat http://koen.myflexiland.com/index.php/66525/doel-pikat#comments Mon, 19 May 2008 01:43:57 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/66525/doel-pikat Wakakaka, duh jadi pingin ketawa. Ternyata template blog ini didulpikat ke RedEagle.MyFlexiLand.com. Kreatif, kreatif. Lucunya, biar nama Koen hilang, maka logonya diambil dari Flexi.Telkom.TV :). Mestinya aku buatin versi RedEagle aja kali ye :). Sayangnya nggak boleh :). Kayak yang aku tulis waktu pertama kali mengangkat template ini; template XHTML yang asli itu aku beli dari Andreas Viklund. Penggunaan sebuah template yang dibeli di sana hanya boleh untuk 1 orang, dan memang tidak harus melink balik ke nama dan alamat web Viklund. Tadinya template ini memang dibeli untuk TELKOM.TV (dan keluarganya). Tapi aku mau mengubah TELKOM.TV; jadi aku pakai template ini [...] Flexi.Telkom.TV :).

Mestinya aku buatin versi RedEagle aja kali ye :). Sayangnya nggak boleh :). Kayak yang aku tulis waktu pertama kali mengangkat template ini; template XHTML yang asli itu aku beli dari Andreas Viklund. Penggunaan sebuah template yang dibeli di sana hanya boleh untuk 1 orang, dan memang tidak harus melink balik ke nama dan alamat web Viklund. Tadinya template ini memang dibeli untuk TELKOM.TV (dan keluarganya). Tapi aku mau mengubah TELKOM.TV; jadi aku pakai template ini untuk KUNCORO.EU dan keluarganya (termasuk KOEN.MYFLEXILAND.COM dan nantinya juga KUNCORO.CO.UK -- yang sekarang pakai template Viklund juga).

Membuat template untuk Flexiland sendiri amat sangat gampang. Sebuah template HTML dan CSS biasa tinggal ditambahi tanda2 field, sesuai petunjuk di halaman template. Ini proyek yang memakan kurang dari 1 jam; kalau template gambarnya sudah ada. Yang dulu jadi masalah, kenapa aku perlu semingguan sebelum bisa memasang template adalah:
  1. Percobaan pertama, MyFlexiLand menampilkan error Zip_Open. So, masalah internal. Aku tunda beberapa hari.
  2. Percobaan kedua, masih error. Aku pikir kelanjutan dari nomor 1. Tunda lagi.
  3. Percobaan ketiga; gara2 penasaran. Nama direktori (koen.myflexiland.com) diganti jadi kuncoro (tanpa tanda titik). Eh, ternyata bisa. Dan langsung posting pertama, seolah2 upload template itu gampang. Padahal nunggu berhasilnya memakan waktu berhari2. Haha.
Hmm, jadi pingin bikin agregator untuk blog yang di MyFlexiland. Tapi bisa menunggu lain hari deh. Menunggu dunia blog para Flexter sudah mulai sedikit mature, tak jauh tertinggal dibandingkan dunia blogging di luar sana. Ayoo, semua, rajin menulis :) :) :).

]]>
Elsa http://koen.myflexiland.com/index.php/66506/elsa http://koen.myflexiland.com/index.php/66506/elsa#comments Sun, 18 May 2008 10:02:26 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/66506/elsa Elsa, dan Lohengrin, menutup hari yang penuh kelelahan sia2 ini, dengan kelembutan khas Wagner. Kelembutan yang ditampilkan dengan kekuatan. Pun jika yang kau miliki di dunia ini penuh keterbatasan semata, gunakan kekuatan dari nurani dan akal budimu untuk membuat dunia yang lebih tercerahkan. Nada2 dari pembukaan Lohengrin, kata seorang teman dari tepi laut Baltik sana, adalah nada terindah sedunia. Aku belum pernah mendengarkan nada sedunia, jadi tidak punya hak untuk memastikan. Tapi buat aku, ini memang satu dari nada terindah di dunia. Membayangkan bahwa tadinya aku diajak menunda mendengarkan satu opera Wagner ini, demi musik murahan Dhani dan Mulan, membuatku agak [...]
Nada2 dari pembukaan Lohengrin, kata seorang teman dari tepi laut Baltik sana, adalah nada terindah sedunia. Aku belum pernah mendengarkan nada sedunia, jadi tidak punya hak untuk memastikan. Tapi buat aku, ini memang satu dari nada terindah di dunia. Membayangkan bahwa tadinya aku diajak menunda mendengarkan satu opera Wagner ini, demi musik murahan Dhani dan Mulan, membuatku agak mual dikit.

Ya, siang tadi aku dijebak untuk ikut acara Ultah Radio Ardan. Sekilas membaca tawaran acara, bukan saja membuatku pingin menolak, tapi barangkali memilih kabur ke sisi bumi yang lain. Tapi aku diminta untuk menyiapkan Kuis SMS di acara ini. Jadi aku terpaksa datang ke Sabuga. Kuis dikendalikan dari sebuah petak kecil, bersama dengan pameran Speedy; yang diletakkan antara Flexi dan Ngopi Doeloe. Mulanya lancar sahaja. Aku tes, semuanya baik. Tapi tak lama, mendadak pasukan Speedy memutuskan pindah ke lokasi lain (Be Mall). Kelihatannya karena mereka diberi ID Card hanya satu, jadi khawatir dengan keamanan perangkat kalau dijaga hanya oleh 1 orang yang merangkap marketing. Hampir semua perangkat dicabut. Tapi dengan alasan persahabatan, mereka meninggalkan 1 notebook dan satu hotspot buatku, cukup untuk meneruskan acara Kuis SMS. Dan jadilah aku di slot kosong; yang malah jadi diisi konsumen kafe Ngopi Doeloe, yang asik menikmati kopi dan rokok mereka. Ya, di tempat jorok ini, rokok tak dilarang. Karena rokok ini malah jadi sponsor utama. Dunia yang degil. Asthmaku mulai terpicu.

Tempatnya cukup ramai. Pengunjung dari kalangan ABG mulai masuk, berlarian mencari pintu masuk dengan antrian terpendek. Senang juga menontoni makhluk-makhluk lincah :). Dan lewat juga 18 manusia yang disebut sebagai 18 Cantik. Haha, aku jadi pingin tahu apa sih kriteria untuk melabeli mereka cantik :). Kalau boleh ikut menilai, para pengunjung malah banyak yang lebih cantik. Tapi biar deh, bukan urusanku.

Sekitar jam-D, Kuis dimulai. Pakai 'sekitar,' karena aku tak dibekali run down acara. Aku juga belum tahu bagaimana cara panitia mengkomunikasikan adanya Kuis ini. Jumlah SMS yang masuk bisa dihiting dengan jari tangan. Dengan asumsi ada 10 jari di tangan, maka artinya jumlah SMS kurang dari 2 pangkat 10, atau kurang dari 1024. Ya, kurang jauh dari itu :).

Eh, sialan, aku malah cerita. Udah ah, aku sudahi sebelum aku menulis lebih banyak kesia2an hari ini. Menikmati Lohengrin dan jahe panas lebih menarik buat malam ini. Tapi, ugh, baru ingat, aku belum makan. Tidak ada konsumsi di sana hari ini, selain beli kopi enak di Ngopi Doeloe. Ah, iya, ada Ngopi Doeloe. Itu satu2nya hal yang baik di Sabuga hari ini :). ]]>
Mail@BandungFlexterorg http://koen.myflexiland.com/index.php/66345/mail@bandungflexterorg http://koen.myflexiland.com/index.php/66345/mail@bandungflexterorg#comments Wed, 14 May 2008 09:25:06 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/66345/mail@bandungflexterorg Lagi berkonsentrasi siapin Speedy Arena, tahu2 tiba2 mendadak sekonyong2 HPku berdentung (bukan berdentang atau berdenting --red). SMS dari Ketua Asroel. Isinya order untuk menyiapkan (a) email dengan domain bandung.flexter.org untuk anggota Flexter Bandung, dan (b) mail list. Hmm, gampangnya sih pakai G-Apps aja. Langsung eksekusi deh. Jadi sekarang sudah tersedia mail account BANDUNG.FLEXTER.ORG untuk anggota Flexter Bandung. Ketoea Asroel jadi beralamat di asroel@bandung.flexter.org, dan aku sendiri di koen@bandung.flexter.org. Kalau ada request account, sila hoeboengi ketoea Asroel, sehoeboengan sajanja selaloe berpoera-poera siboek :p. Ada 500 account, kurang dikit. Jadi untuk saat ini kelihatannya seluruh anggota bisa kebagian. Pintu masuk: http://mail.bandung.flexter.org Mail list, agar tak [...]
Jadi sekarang sudah tersedia mail account BANDUNG.FLEXTER.ORG untuk anggota Flexter Bandung. Ketoea Asroel jadi beralamat di asroel@bandung.flexter.org, dan aku sendiri di koen@bandung.flexter.org. Kalau ada request account, sila hoeboengi ketoea Asroel, sehoeboengan sajanja selaloe berpoera-poera siboek :p. Ada 500 account, kurang dikit. Jadi untuk saat ini kelihatannya seluruh anggota bisa kebagian.

Pintu masuk: http://mail.bandung.flexter.org

Mail list, agar tak membebani server, aku pasang di G-Apps juga. Jadi alamatnya MILIS@BANDUNG.FLEXTER.ORG. Sebenernya Asroel lebih suka alamat BANDUNG@FLEXTER.ORG. Tapi aku lagi punya kerjaan lain, jadi ditunda dulu. Sementara pakai MILIS@BANDUNG.FLEXTER.ORG dulu.

Kota2 lain yang membutuhkan service seroepa, sila kontak aku.

Mmm, bikin apa lagi ya?

Bikin masalah :p ]]>
Hari Esok Bukan Hari Ini http://koen.myflexiland.com/index.php/66335/hari-esok-bukan-hari-ini http://koen.myflexiland.com/index.php/66335/hari-esok-bukan-hari-ini#comments Tue, 13 May 2008 10:08:05 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/66335/hari-esok-bukan-hari-ini Ini cerita ribuan tahun yang lalu, waktu aku baru bergabung dengan Telkom. Aku ditempatkan di Pengendalian Network. Bagian ini, sesuai namanya, melakukan surveillance atas network Telkom, yaitu core network yang menghubungkan sentral2. Tentu aku harus banyak bermain dengan network elements, yaitu perangkat sentral dan transmisi. Bandung waktu itu memiliki belasan sentral EWSD dari Siemens, dan satu sentral 5ESS dari Lucent. Banyak rekan2 senoir yang sudah mahir di EWSD. Aku coba belajar di situ, tapi tak terlalu diterima rekan2 senior. Akhirnya aku main di 5ESS, dengan beberapa rekan sentral yang baru sama2 belajar. Sistem data di 5ESS sangat UNIX, jadi lebih mudah [...]
Sistem data di 5ESS sangat UNIX, jadi lebih mudah diolah kembali. Aku banyak membuat software2 pengolah data trafik, menjadi informasi network. Software ini dianggap berguna oleh rekan2 5ESS, dan disebarkan ke beberapa kota yang sudah menggunakan 5ESS: Medan, Batam, Semarang, Surabaya, dan Jakarta. Tak lama, seorang rekan di Batam menyatakan berminat melakukan modifikasi program, dan meminta source-nya. Aku kirim via BBS. Tapi kemudian kebutuhan modifikasi di Batam cukup banyak, dan aku diundang ke Batam untuk melakukan modifikasi program sesuai kebutuhan setempat. Ini kemudian jadi trend, dan aku diundang ke Medan, Semarang, Surabaya, dan Jakarta. Di tiap kota, aku tinggalkan program dan source-nya. Aku sambil minta mereka melakukan standardisasi kalkukasi dan output. Akhirnya bisa juga standar itu dibuat, dan semua kota memiliki standar yang sama. Standardisasi kalkulasi, dan rationale-nya, kemudian dibakukan sebagai bakuan Telkom.

Tak berhenti, aku membuat program post-processing untuk output data dari 5ESS dan EWSD. Oh, pada saat itu, aku sudah bisa masuk ke EWSD, karena dianggap sudah punya suara dan bisa supressing suara2 senior yang minor. Sekarang semuanya jadi terolah bersama, dan menghasilkan keluaran yang mudah. Trafik mendadak jadi hal yang diminati banyak pihak: dia bisa mengamati perilaku customer tunggal, kelompok customer, customer per region, dll. Seorang senior yang dulu ikut nyinyir sekarang jadi sahabat, dan jadi penasehat bidang per-EWSD-an.

Tapi sang senior suatu hari sadar bahwa aku doyan bagi2 source code. Menurut dia, itu salah besar. Kalau orang lain memegang source, nanti mereka nggak memerlukan kita lagi, katanya. Wow :). Ide baru :). Aku berkilah dengan bilang bahwa hari esok bukan hari ini. Source kita biar dimainin orang lain; dan besok kita bikin source baru, proyek baru, dan keasikan baru. Dia cuman geleng2, nggak percaya. Tapi memang beliau ternyata punya prinsip yang buat aku agak2 aneh. Ilmunya banyak, tapi dia curiga pada pendatang, jadi jarang bisa sharing ilmu dengan bebas. Sementara network adalah dunia yang tengah berevolusi. Sentral TDM sudah di akhir hayat. Telekomunikasi tengah mengalih ke Internet. Tak betah dengan situasi, sang senior akhirnya pindah ke Bakrie Telecom, jadi pejabat di peresiaan.

Ya sudah. Mudah2an damai ia di sana. Dan kita yang ditinggalkan beroleh ketabahan. Sementara itu, hari esok memang bukan hari yang kemarin. Network pindah jadi packet network, broadband, multiprotocol, mobile pula :). Dan benar2 banyak hal2 menarik di hari ini dan di hari esok. Aku bersyukur untuk memilih tidak membawa beban yang tak perlu untuk melesat ke hari yang lain. ]]>
Bandung Flexter Gathering http://koen.myflexiland.com/index.php/66268/bandung-flexter-gathering http://koen.myflexiland.com/index.php/66268/bandung-flexter-gathering#comments Sun, 11 May 2008 11:42:11 +0700 Kuncoro Wastuwibowo http://koen.myflexiland.com/index.php/66268/bandung-flexter-gathering Dibanding kota2 lain, Flexter di Bandung relatif lebih tak terurus, tadinya :). Tapi mudah2an sekarang tidak lagi. Deby ditugaskan untuk mengasuh para Flexter di Bandung (dan Jawa Barat pada umumnya), biar seaktif dan sekreatif Flexter dari Jakarta, Surabaya, Medan, dll. Untuk memilestonekannya, pertama2 kepengurusan Flexter Bandung harus dikukuhkan dulu. Rencana ini mendadak jadi membesar, karena ternyata para Flexter dari berbagai penjuru negeri (belum penjuru dunia --red) pingin meramaikan pengukuhan Flexter Bandung ini. Maka jadilah acara bebeneran :). Harus diakui peran sentral Deby di acara ini. Para Boss Divre III (untuk tidak menggunakan kata leader) punya kebiasaan memiliki cita2 bagus, lalu membiarkan [...] Deby ditugaskan untuk mengasuh para Flexter di Bandung (dan Jawa Barat pada umumnya), biar seaktif dan sekreatif Flexter dari Jakarta, Surabaya, Medan, dll. Untuk memilestonekannya, pertama2 kepengurusan Flexter Bandung harus dikukuhkan dulu. Rencana ini mendadak jadi membesar, karena ternyata para Flexter dari berbagai penjuru negeri (belum penjuru dunia --red) pingin meramaikan pengukuhan Flexter Bandung ini. Maka jadilah acara bebeneran :).

Harus diakui peran sentral Deby di acara ini. Para Boss Divre III (untuk tidak menggunakan kata leader) punya kebiasaan memiliki cita2 bagus, lalu membiarkan berlalu. Tapi Deby nggak mau kegiatan ini berlalu. Berkeras mencari dana sampai ke corporate, menengok kegiatan Flexter di kota lain, dan koordinasi yang intensif (jadi nggak jauh beda dengan rapat kantoran) bersama para Flexter Bandung. Yang kemudian juga aktif adalah Anis (URL = ?). Biasanya aku cuman menemani jadi notulis tukang gambar Powerpoint :), kalau kebetulan lagi ada di kantor.

Agendaku barangkali bisa jadi saksi :). Pengukuhan Flexter Bandung direncanakan awal April. "Pokoknya janji bantu ya Koen. Kita wujudkan ya Koen," kata Deby waktu itu. Dan aku tandai di agenda biar jadi target. Tanpa target, tak mungkin tercapai apa2. Tapi target tentu tidak kaku. Tanggal harus digeser jadi akhir April, dan akhirnya 10 Mei. Kali ini tak meleset.

Dibantu dua EO dan terutama oleh keaktifan para Flexter, tugas kami tak terlalu berat lagi. Dengan mengasumsikan bahwa koordinasi itu tidak berat, tentu :). Haha. Aku akhirnya cuman membantu menyiapkan Kuis SMS, bersama Aang yang lagi punya SMS Gateway. Soal gampang, seharusnya. Tapi jadi menegangkan, saat aku tahu bahwa Rendy memindah server pada 9 Mei tengah malam, dan membiarkan informasi domain berpropagasi secara alami. Wow :). Sampai sekarang aku tidak punya akses FTP ke serverku sendiri, dari rumah. Tapi syukurlah dari site, segalanya berjalan lancar.

Acaranya sendiri memakan waktu beberapa hari. Hari Jumat (9 Mei), para tamu dari Jawa Timur mulai datang, dan menginap di Widyaloka Gegerkalong. Berjumatan dan shopping di sekitaran Jl Riau. Malamnya, acara kebersamaan Flexter di Cafe Baraya. Di sini, Flexter berbagai kota saling berkenalan: Medan, Lampung, Jakarta, Semarang, Surabaya, Madiun, Kediri, Malang. Tentu Bandung juga. Lucunya, ternyata ada kaukus Flexter ITB. Tentu mereka juga lalu bergabung dengan Flexter Bandung. Di luar Flexter, kaum blogger dari klub Batagor (Bandung Kota Blogger) juga diundang meramaikan. Ini a.l. sebagai undangan balasan karena pada kegiatan bebersih sebelumnya, Batagor telah mengajak Flexter menjadi aktor bersama. Budaya antar daerah cukup tampak. Jakarta yang classy dan sekaligus trendy; Bandung yang masih malu2; dan Jawa Timur yang bonex hip hip ceriaaaaa. Pas buat menyatukan hati. Oh, hadir juga Bapak Flexter Indonesia: Kang Usma.

Sayangnya aku nggak bergabung di acara Sabtu (10 Mei) pagi. Aku memilih testing perangkat di BEC untuk persiapan acara malamnya.

Malamnya, di BEC, adalah acara resmi Pengukuhan. Seharusnya. Tapi tentu keceriaan dan kebonexan para Flexter membuat acara resmi pun jadi acara "asyiknya rame rameeeeee." Ada acara gerebek Flexi segala, yang meminta pengunjung BEC mengganti kartu CDMA entah apa milik mereka jadi kartu Flexi nan keren itu. Baru acara Kompetisi SMS yang menggunakan Gateway 7003. Ah, nggak seru dicaritakan. Lebih seru disaksikan dan dinikmati aliran kebersamaannya.

Bandung Flexter Gathering


Acara berlangsung sampai cukup larut. Di pojokan, para anggota Batagor sibuk menulis live blogging mengenai acara ini. Foto ... nunggu kiriman Joe aja deh. Aku tak sempat bikin foto2, kecuali waktu acara sudah ditutup :).

Flexter, selamat berjuang. Ciptakan dunia yang lebih baik dan lebih ceria! ]]>