1. Padamu negeri, kami berbakti.
  2. Padamu negeri, kami mengabdi.
  3. Padamu negeri, kami berjanji:

Tema Anti Narkoba

28 Juni 2008 -- 039/0

Salah satu tema dalam Kompetisi Blog Flexter 2008 adalah Kampanye Anti Penggunaan Narkoba. Narkotik, kita hafal, adalah zat kimia amat adiktif yang dalam jangka pendek mengurangi respons syaraf (sehingga mengurangi rasa sakit, rasa sedih, menggantikan dengan kenyamanan semu), dan dalam jangka panjang merusak tubuh dengan efek yang irreversible. Nartkotik berbahaya  bukan hanya karena ia merusak tubuh, tetapi karena efek adiktifnya yang kuat. Pengguna yang sadar akan bahayanya pun nyaris selalu tak mampu menghentikan konsumsi benda beracun ini. Konsumsi narkotik menjatuhkan performansi generasi demi generasi dalam sebuah bangsa, dan dapat melumpuhkan bangsa. Karena itu perang terhadap narkotik menjadi perang internasional.

Tapi yang aku pikir perlu diperangi memang adalah irrasionalisme. Kita agak sulit mendukung program pemerintah melarang narkotik, sementara pemerintah memperbolehkan konsumsi barang2 beracun dan bodoh lain. Rokok misalnya. Alih2 menghentikan konsumsi rokok, pemerintah justru mengambil cukai tinggi. Cukai yang tinggi itu akhirnya dijadikan pembenaran industri rokok untuk mengatakan bahwa industri rokok mendukung pembangunan. Ya, itu contoh lain pembodohan bangsa. Semua penelitian ilmiah yang tak disponsori industri rokok membuktikan sebaliknya: biaya yang harus dikeluarkan negara dan masyarakat untuk mengatasi kanker paru-paru, peningkatan gangguan jantung (atherosklerosis dll), gangguan ISPA, dll, sudah lebih tinggi daripada cukai yang dibayar mafia rokok. Dan kita belum menghitung penurunan produktivitas akibat rokok yang mengganggu para pekerja, keluarga, dan rekan mereka yang turut teracuni rokok. Bullshit lain yang dikeluarkan para mafia rokok adalah bahwa mereka menghidupi ribuan buruh. Tetapi penelitian yang tak disponsori industri rokok menunjukkan bahwa justru di industri rokok terjadi eksploitasi: persentase komponen biaya untuk buruh di industri rokok merupakan yang terkecil dibandingkan industri lain. Dan sementara pembodohan itu berlangsung, tingkat stroke, jantung koroner, kanker paru2, dan kanker2 lain meningkat di masyarakat. Kanker paru2 adalah kanker yang persentase kesembuhannya paling kecil.

Kita membiarkan pembodohan terjadi terus menerus. Lalu kita berteriak Anti Narkoba. Mungkinkah berhasil?

(Catatan: Ini cuman tulisan contoh.)


 

Buku vs Blog

22 Juni 2008 -- 012332/0

Beberapa hari lalu aku sempat diajak berbincang sama Rase FM. Ronny, sang pembawa feature, beberapa kali menyebut soal buku. Buku Raditya yang lucu dan heboh itu misalnya (hehehe, beneran lucu itu anak). Dan aku cerita, memang sempat ada yang menawarkan membukukan blog-ku. Tapi aku memilih agar saat ini buat blog jadi blog, dan buku jadi buku. Kalau diminta menulis buku, aku akan senang juga; tapi kalau diminta memindah blog jadi buku, kayaknya nggak deh. Ada sesuatu di blog yang tak dapat dipindahkan ke dunia buku.

Trus ... aku meneruskan: "Tapi kalau misalnya aku disuruh memilih tinggal di satu dari dua planet, satu isinya cuman buku, dan satu lagi Internet termasuk blogging; aku pasti akan memilih planet dengan buku :)." Buku terlalu mengasyikkan, dan belum tergantikan sama benda apa pun :).

Hmm, ada saat sendiri sebentar di HUT-ku kemarin; dan aku meluangkannya untuk membelikan kado buat aku sendiri: sebuah buku.






 

Tumblelog

16 Juni 2008 -- 04/0

Ya, kemaren ada trouble pada KUNCORO.CO.UK, dan tumblelog-ku itu mati. Coba2 maintain, tapi nggak langsung berhasil. Mencoba rebuild dengan engine lain; dan malah jadi menyelami dunia tumblelog lagi. Yea, mungkin ini pengulangan. Tapi aku mau cerita dikit tentang tumblelog. Tumblelog itu blog minimalis. Entry di dalamnya hanya berisi teks singkat saja, atau satu link saja, atau satu gambar saja, atau sebuah potongan chat saja. Komentar tidak harus ada (biarpun ada juga yang memasang fasilitas ini di tumblelognya).

Buat apa tumblelog? Entry singkat di blog biasa memang memungkinkan. OK saja. Tapi kadang kita perlu ruang untuk menempatkan satu fokus menarik, tanpa harus mendiskusikan. Dan bisa beralasan bahwa diskusi memang tak dianjurkan di ruang itu.

Membuat tumblelog cukup mudah. Kalau di blog ada Wordpress atau Blogger (atau tentu juga MyFlexiLand), maka tumblelog punya Tumblr. Seperti Wordpress, di sini kita bisa menggunakan subdomain di bawah tumblr.com (misalnya crvactu.tumblr.com) atau menggunakan domain atau subdomain kita sendiri. Tumblelog di Tumblr juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi aggregator personal (misalnya telkom.tumblr.com).

Contoh Tumblelog

Cara lain membuat tumblelog adalah dengan memanfaatkan CMS khusus untuk diinstalasi pada web kita. Site kuncoro.co.uk menggunakan Gelato, sebuah CMS khusus untuk tumblelog. Gelato bisa diunduh dari gelatocms.com.

Daftar tukang tambal (tukang tumble) di Indonesia ada di indonesia.tumblr.com, dan tukang tambal antar bangsa di tumblelog.co.uk. Entry tumblelog di Wikipedia banyak menceritakan hal menarik lain seputar tumblelog.

 

Nobel dan Swedia

11 Juni 2008 -- 015/0

Kalau hanya melihat data statistik, kita selalu disuruh percaya bahwa negara2 Skandinavia adalah yang paling makmur di dunia: teledensitas telefon tertinggi, Internet per kapita tertinggi, sampai konsumsi kopi per kapita tertinggi. Ini pernah di bahas di kelas beberapa tahun lalu, dan aku berusaha menangkap persamaan kopi dengan Internet: itu konsumsi orang dewasa. Dan memang negara2 Skandinavia itu berpola penduduk tua: laju pertumbuhan penduduknya negatif. Jadi sulit dibandingkan dengan negara2 lain yang terus memproduksi bayi sebagai pembagi statistik.

Aku baru baca lagi tentang salah satu negara di sana: Swedia. Khas Skandinavia, negara ini berada di ranking tiga sebagai negara paling kompetitif, dan mengeluarkan biaya R&D per kapita terbesar di dunia. Namun negara ini juga ternyata pengekspor senjara terbesar per kapita -- bersama Israel. Bedanya, Israel terkenal sebagai tukang bunuh, tapi Swedia aman bersembunyi di balik citra baik (saat ini -- namun bagi Finlandia, Swedia tetap suka dianggap agresif). Padahal ekspor senjata Swedia terkenal kejam. Setidaknya seorang Perdana Menteri Swedia harus dibunuh, dan satu lagi karirnya harus hancur. Pembunuhan PM? Ya, mungkin kita masih ingat nama Olof Palme. Beliau dibunuh di jalan agak sepi beberapa tahun yang lalu. Pembunuhnya dicurigai dari kalangan militer sendiri. Makhluk ini terlalu ideal, sementara industri senjata Swedia sedang dalam deal ketat, yang justru dihalangi sang PM. Dua minggu setelah pembunuhan Olof Palme, kontrak persenjataan ditandatangani dengan sukses. Di India, nama Bolfor (industri senjata Swedia) terkenal sebagai sesuatu yang busuk; melibatkan suap kepada mantan PM Rajiv Gandhi yang sebelumnya dipercaya rakyat sebagai Mr Clean. Bolfor sendiri masih beroperasi seolah tak terjadi apa2. Contoh lain adalah terkuaknya penyuapan oleh Gripen, industri senjata Swedia lain, kepada pemerintah Ceska dan Hongaria. Industri senjata sendiri memang terkenal penuh penyuapan. Tapi, seperti ditulis di atas, Swedia selalu tetap punya citra baik.

Ya, ini terlalu lucu untuk negara yang setiap tahun sibuk membagikan hadiah Nobel, termasuk Nobel Perdamaian.

Dan ini mengingatkan bahwa Alfred Nobel sendiri punya cerita lucu. Sejak muda, Alfred memang melakukan penelitian atas bahan peledak, terutama nitrogliserin -- benda cair yang mudah meledak luar biasa. Kalau bisa disimpan dengan aman, benda ini bisa menggantikan mesiu yang ledakannya lemah. Percobaan Alfred pernah membunuh 5 orang, termasuk salah satu adiknya. Pada usia 30, baru ia menemukan solusi: silikat berpori dari alga yang dikeraskan akan mampu menyerap nitrogliserin dan mengamankannya. Alfred menamainya dinamit. Maksudnya untuk tujuan damai, seperti membangun rel. Tapi kemudian juga digunakan untuk membuhuh tsar Russia. Nah, suatu hari Ludvig Nobel meninggal. Sebuah koran Perancis mengira Alfred yang meninggal, lalu menulis obituari tentang meninggalkan seorang industriawan yang rajin mencari cara untuk mencacati dan membunuh. Alfred membayangkan bahwa akan seperti itulah obituari dirinya akan ditulis kalau dirinya meninggal beneran. Maka Alfred mencari cara untuk memperbaiki citra dirinya. Dan hasilnya adalah Hadiah Nobel itu, termasuk Nobel Perdamaian. Sekarang Nobel dikenang sebagai pecinta ilmu dan perdamaian.

 

Mug Domain

10 Juni 2008 -- 018/0

Dulu mug di kantor berhuruf K. Tapi sering menghilang. Entah dipakai tamu, atau bahkan temen sendiri. Nggak tekut ketularan aku kali, haha. Atau lebih mungkin, mereka pikir K itu singkatan dari Kopi. Mug itu akhirnya ditinggal di kantor Supratman. Masih suka aku cari dan aku pakai kalau lagi ke sana.

Di Dago, aku pakai mug dari Starbucks. Ini dulu beli waktu Starbucks Bandung baru buka (dan baru ada satu, jadi tidak perlu menyebut Starbucks Bandung yang mana). Nggak pernah menghilang karena dipinjam sih, kecuali oleh beberapa mahasiswa kerja praktek yang nggak tahu kalau insanity itu bisa menular lewat gelas.

Mug Starbucks itu akhirnya dirumahkan, bersama belasan mug Starbucks dari beberapa kota di beberapa benua (Eropa, Asia , dan Pasifik saja sih, Antartika belum). Jadi sekarang di kantor, aku pakai mug yang ini:



Mug ini gambarnya dicetak (dengan kualitas tak begitu baik) di BEC. Digambari logo webku, dan hampir semua domainku. Hampir semua :), soalnya beberapa kayaknya nggak enak ditulis. Tapi kalau flexter.org dan semacamnya belum ditulis, itu hanya gara2 aku belum in touch sama Flexter aja waktu mug itu dibuat. Desain, tentu saja dengan PowerPoint. Orang kantoran, bisa bikin gambar pakai apa lagi sih?

BTW, mug kantor kamu kayak apa bentuknya?


 

In My Defence

05 Juni 2008 -- 013/0

In my defence what is there to say
All the mistakes we made must be faced today
It's not easy now knowing where to start
While the world we love tears itself apart

I'm just a singer with a song
How can I try to right the wrong
For just a singer with a melody
I'm caught in between, with a fading dream

In my defence what is there to say
We destroy the love, it's our way
We never listen enough, never face the truth
Then like a passing song, love is here and then it's gone

I'm just a singer with a song
How can I try to right the wrong
For just a singer with a melody
I'm caught in between, with a fading dream

I'm just a singer with a song
How can I try to right the wrong
I'm just a singer with a melody
I'm caught in between, with a fading dream
Caught in between, with a fading dream
Caught in between, with a fading dream

 

Heboh Blog Flexiland

03 Juni 2008 -- 011/0

Pssst, buka rahasia nih ...

Pan blog di Flexiland sudah makin banyak dan mulai keren-keren. Isinya bukan lagi cuman asa cuap, asal copy paste, asal curhat; tapi sudah banyak berisi hal2 yang inspiring. Nah, psssst, jangan bilang2 nih. Ini rahasia. Bentar lagi para pengasuh Flexiland mau bikin kehebohan yang berkaitan sama blog di Flexiland.

Udah ah, ini masih rahasia. Yang penting ini: siapin blog kita2 sebaik2nya, sebagus2nya, sekeren2nya. Ajak2 juga temen2 dan sohib2 kita untuk mulai bikin blog di MyFlexiland. Dijamin seru nanti. Rahasia sih, tapi pokoknya seru deh.

Yuh ah.