Elsa
18 Mei 2008 -- 06/0
Elsa, dan Lohengrin, menutup hari yang penuh kelelahan sia2 ini, dengan kelembutan khas Wagner. Kelembutan yang ditampilkan dengan kekuatan. Pun jika yang kau miliki di dunia ini penuh keterbatasan semata, gunakan kekuatan dari nurani dan akal budimu untuk membuat dunia yang lebih tercerahkan.
Nada2 dari pembukaan Lohengrin, kata seorang teman dari tepi laut Baltik sana, adalah nada terindah sedunia. Aku belum pernah mendengarkan nada sedunia, jadi tidak punya hak untuk memastikan. Tapi buat aku, ini memang satu dari nada terindah di dunia. Membayangkan bahwa tadinya aku diajak menunda mendengarkan satu opera Wagner ini, demi musik murahan Dhani dan Mulan, membuatku agak mual dikit.
Ya, siang tadi aku dijebak untuk ikut acara Ultah Radio Ardan. Sekilas membaca tawaran acara, bukan saja membuatku pingin menolak, tapi barangkali memilih kabur ke sisi bumi yang lain. Tapi aku diminta untuk menyiapkan Kuis SMS di acara ini. Jadi aku terpaksa datang ke Sabuga. Kuis dikendalikan dari sebuah petak kecil, bersama dengan pameran Speedy; yang diletakkan antara Flexi dan Ngopi Doeloe. Mulanya lancar sahaja. Aku tes, semuanya baik. Tapi tak lama, mendadak pasukan Speedy memutuskan pindah ke lokasi lain (Be Mall). Kelihatannya karena mereka diberi ID Card hanya satu, jadi khawatir dengan keamanan perangkat kalau dijaga hanya oleh 1 orang yang merangkap marketing. Hampir semua perangkat dicabut. Tapi dengan alasan persahabatan, mereka meninggalkan 1 notebook dan satu hotspot buatku, cukup untuk meneruskan acara Kuis SMS. Dan jadilah aku di slot kosong; yang malah jadi diisi konsumen kafe Ngopi Doeloe, yang asik menikmati kopi dan rokok mereka. Ya, di tempat jorok ini, rokok tak dilarang. Karena rokok ini malah jadi sponsor utama. Dunia yang degil. Asthmaku mulai terpicu.
Tempatnya cukup ramai. Pengunjung dari kalangan ABG mulai masuk, berlarian mencari pintu masuk dengan antrian terpendek. Senang juga menontoni makhluk-makhluk lincah :). Dan lewat juga 18 manusia yang disebut sebagai 18 Cantik. Haha, aku jadi pingin tahu apa sih kriteria untuk melabeli mereka cantik :). Kalau boleh ikut menilai, para pengunjung malah banyak yang lebih cantik. Tapi biar deh, bukan urusanku.
Sekitar jam-D, Kuis dimulai. Pakai 'sekitar,' karena aku tak dibekali run down acara. Aku juga belum tahu bagaimana cara panitia mengkomunikasikan adanya Kuis ini. Jumlah SMS yang masuk bisa dihiting dengan jari tangan. Dengan asumsi ada 10 jari di tangan, maka artinya jumlah SMS kurang dari 2 pangkat 10, atau kurang dari 1024. Ya, kurang jauh dari itu :).
Eh, sialan, aku malah cerita. Udah ah, aku sudahi sebelum aku menulis lebih banyak kesia2an hari ini. Menikmati Lohengrin dan jahe panas lebih menarik buat malam ini. Tapi, ugh, baru ingat, aku belum makan. Tidak ada konsumsi di sana hari ini, selain beli kopi enak di Ngopi Doeloe. Ah, iya, ada Ngopi Doeloe. Itu satu2nya hal yang baik di Sabuga hari ini :).
Comment(s):
Anis
Katanya ada Maliq & D'essentials juga. Mrk kan keren. Klo ada aku, pasti beda deh, bakal lbh kachachachaw chachachaw kwak kwak kwak kwak :-DFahri
Menurut para blogger Indonesia, Dhani itu kurang kerjaan, dan yang menonton Dhani itu hanya orang orang bodho. Kekekek.payday loans toronto
Your website is very great. I liked your website a lot. Thank you.payday loan
Your website is very interesting. I loved your website a lot. Thank you.toronto payday loans
koen.myflexiland.com is great! Whether the payday loans are ethical or not is one of the most debated topics Arguments Against Payday loans The rate of interest and fee charged by the lenders of such loans is very hightoronto payday loans
koen.myflexiland.com is great! Living in the Computer Age has brought us many new innovations including paperless payday loans Rebecca Shamrock is a paperless payday loans epert and the director of FastCashInhrscom




