1. Padamu negeri, kami berbakti.
  2. Padamu negeri, kami mengabdi.
  3. Padamu negeri, kami berjanji:

Hari Esok Bukan Hari Ini

13 Mei 2008 -- 02/0

Ini cerita ribuan tahun yang lalu, waktu aku baru bergabung dengan Telkom. Aku ditempatkan di Pengendalian Network. Bagian ini, sesuai namanya, melakukan surveillance atas network Telkom, yaitu core network yang menghubungkan sentral2. Tentu aku harus banyak bermain dengan network elements, yaitu perangkat sentral dan transmisi. Bandung waktu itu memiliki belasan sentral EWSD dari Siemens, dan satu sentral 5ESS dari Lucent. Banyak rekan2 senoir yang sudah mahir di EWSD. Aku coba belajar di situ, tapi tak terlalu diterima rekan2 senior. Akhirnya aku main di 5ESS, dengan beberapa rekan sentral yang baru sama2 belajar.

Sistem data di 5ESS sangat UNIX, jadi lebih mudah diolah kembali. Aku banyak membuat software2 pengolah data trafik, menjadi informasi network. Software ini dianggap berguna oleh rekan2 5ESS, dan disebarkan ke beberapa kota yang sudah menggunakan 5ESS: Medan, Batam, Semarang, Surabaya, dan Jakarta. Tak lama, seorang rekan di Batam menyatakan berminat melakukan modifikasi program, dan meminta source-nya. Aku kirim via BBS. Tapi kemudian kebutuhan modifikasi di Batam cukup banyak, dan aku diundang ke Batam untuk melakukan modifikasi program sesuai kebutuhan setempat. Ini kemudian jadi trend, dan aku diundang ke Medan, Semarang, Surabaya, dan Jakarta. Di tiap kota, aku tinggalkan program dan source-nya. Aku sambil minta mereka melakukan standardisasi kalkukasi dan output. Akhirnya bisa juga standar itu dibuat, dan semua kota memiliki standar yang sama. Standardisasi kalkulasi, dan rationale-nya, kemudian dibakukan sebagai bakuan Telkom.

Tak berhenti, aku membuat program post-processing untuk output data dari 5ESS dan EWSD. Oh, pada saat itu, aku sudah bisa masuk ke EWSD, karena dianggap sudah punya suara dan bisa supressing suara2 senior yang minor. Sekarang semuanya jadi terolah bersama, dan menghasilkan keluaran yang mudah. Trafik mendadak jadi hal yang diminati banyak pihak: dia bisa mengamati perilaku customer tunggal, kelompok customer, customer per region, dll. Seorang senior yang dulu ikut nyinyir sekarang jadi sahabat, dan jadi penasehat bidang per-EWSD-an.

Tapi sang senior suatu hari sadar bahwa aku doyan bagi2 source code. Menurut dia, itu salah besar. Kalau orang lain memegang source, nanti mereka nggak memerlukan kita lagi, katanya. Wow :). Ide baru :). Aku berkilah dengan bilang bahwa hari esok bukan hari ini. Source kita biar dimainin orang lain; dan besok kita bikin source baru, proyek baru, dan keasikan baru. Dia cuman geleng2, nggak percaya. Tapi memang beliau ternyata punya prinsip yang buat aku agak2 aneh. Ilmunya banyak, tapi dia curiga pada pendatang, jadi jarang bisa sharing ilmu dengan bebas. Sementara network adalah dunia yang tengah berevolusi. Sentral TDM sudah di akhir hayat. Telekomunikasi tengah mengalih ke Internet. Tak betah dengan situasi, sang senior akhirnya pindah ke Bakrie Telecom, jadi pejabat di peresiaan.

Ya sudah. Mudah2an damai ia di sana. Dan kita yang ditinggalkan beroleh ketabahan. Sementara itu, hari esok memang bukan hari yang kemarin. Network pindah jadi packet network, broadband, multiprotocol, mobile pula :). Dan benar2 banyak hal2 menarik di hari ini dan di hari esok. Aku bersyukur untuk memilih tidak membawa beban yang tak perlu untuk melesat ke hari yang lain.

Comment(s):

  1. payday loans calgary

    Your website is very interesting. I loved your website a lot. Thank you.

     

  2. toronto payday loans

    koen.myflexiland.com is great! Payday loans have been coming in for a lot of negative press recently but most lenders try to act responsibly We look at how payday loans can actually be better than other types of borrowing

     

Your Comment

Comment: