Dari Hati Yang Putih
02 Oktober 2008 -- 04/0

Waktunya kontemplasi post-Ramadhan.
Bisakah tempaan Ramadhan meningkatkan kualitas hidup kita -- sesudahnya?
Yuk kita mulai, dari hati yang 'lah kita jernihkan ini :).
 
Rabu Malam di MU Cafe
21 September 2008 -- 08/0
“Dibuat bergaya kopdar aja yuk!”
“Ya! MU Café dekat sini, keren juga.”
Begitulah, maka akhirnya kita siapkan kopdar multi-komunitas di MU Café, minggu lalu. Tentu, di tengah kesupersibukan yang tak berampun, kita sengaja bikin adegan ngeles, “Nanti jangan dibikin terlalu perfect ya. Biar tetap bersuasana kopdar.” Entah apakah EO paham (^_^).
Acara yang dijadikan judul adalah launching PasarKreasi. Sekaligus bersama launching ini adalah Kompetisi Fotografi PasarKreasi, yang dieksekusii oleh Komunitas Fotografer 135. Tak kalah pentingnya adalah pemurnaan lomba Flexter Blogging 2008, yang ditandai oleh penyerahan hadiah. Kedua kegiatan itu dilakukan oleh tokoh2 Telkom. Jabatannya apa? Ah, ini kopdar. Jabatan nggak penting (^_^). Dan tentu ini diramaikan para blogger Jakarta dan Bandung. Kota lain, atas policy setiap divisi, memutuskan akan menyelenggarakan secara terpisah di kota masing2. Sepasang Flexter Surabaya turut hadir :).
Blogger dan flexter Bandung datang dengan bis, atas koordinasi Anis dan Deby. Selusin blogger dan sekodi flexter Jakarta menyambut. Cuman selusin? Haha, alokasinya segitu sih :). Tapi diperamai oleh para anggota dewan juri Flexter Blogging yang tampaknya juga seleb lama blog nasional: Budi Rahardjo, Budi Putra, Priyadi, dan Viking Karwur, plus kaukus blogger Telkom yang jadi juri juga: Jojo, Deby, Anis, Ipung, mmm, siapa lagi yang hadir?
Para flexter, blogger, fotografer, dan artists cukup berbaur. Tapi bergitu mendekati buka puasa, para blogger baru sadar bahwa mereka nggak punya meja. Jadi kaburlah mereka/kami ke pojok. Selintas mirip kopdar dalam kopdar. Sekaligus ajang konsolidasi para seleb blog baru, haha. Hush. Thanks atas kehadirannya, Jay, Chika, Pitra, Kukuh. Thanks juga untuk tim penyerbu dari Bandung.
Setelah buka puasa, tim Bandung balik. Tim Chika meneruskan kopdar di Plangi. Pitra dan Kukuh menyiapkan Fresh hari Selasa depan. Komang, Budi Putra, Yudha, dan Koen membahas rencana bulletin komunitas. Tak lama Budi Putra diculik Aulia Masna untuk interview di tempat (entah untuk MacWorld, atau MadWorld, lupa), sementara Koen dan Jay melihat2 foto malam itu. Cukup malam. Di sudut MU yang lain, para Flexter masih berdiskusi asyik. Aku memutuskan bersiap untuk ke Medan pagi berikutnya.
Makasih, semuanya: yang hadir meramaikan, yang rela repot & datang dari jauh sambil berpuasa, yang berusaha keras hadir tapi gagal, yang memaafkan ketidaksempurnaan penyelenggaraan acara, yang nekat plurking dalam suasana apa saja, yang tetap ceria di mana aja. Makasih, semuanya.
 
Laskar Pelangi
09 September 2008 -- 01541/0
Menunggu tanggal 25 September :)
 
D
02 September 2008 -- 03/0
Kalau kamu mau melihatku berbisik, dan bukan tertawa ceria; ini aku datang padamu hanya mampu berbisik.
Kalau kamu mau melihatku berfatihah, bukan berdiskusi sains; ini aku gagap berfatihah di sampingmu.
Kalau kamu mau mendengarku bertasbih, tahmid, takbir; moga kamu mampu mendengar semuanya dalam getaran suaraku.
Sembuh ya, D.
 
Flexter Khatulistiwa
28 Agustus 2008 -- 05/0
Acara weekend lalu di Pontianak adalah pengukuhan organisasi Flexter
Khatulistiwa of Kota Pontianak dan sekitarnya. Acaranya sendiri
dilakukan di sebuah tempat peristirahatan yang asri: Taman Agro, kurang
lebih 15 km dari kota Pontianak. Menyusuri Sungai Rengat, kami tiba di
lokasi pukul 08.30 -- 45 menit perjalanan darat menyeberangi kabupaten
Kubu Raya. Masih cukup sepi, dan kami mulai bersiap. Tak lama,
rombongan Flexter mulai tiba, berkendara motor berbagai ukuran, dan
sebuah bis untuk yang tak bermotor.
Si MC yang kocak dan centil (cowok loh) membuka acara penuh canda,
sambil sesekali menyanyi. Trus aku berpresentasi tentang Flexiland dan
Flexter; diteruskan Mas Iskandar (iskuman.myflexiland.com) dengan
berbagai aspek komunitas Flexter. Asik dan renyah. Pak Ramli memberi
sambutan selamat datang; dan kemudian Flexter Khatulistiwa dikukuhkan
oleh EGM Divre VI, Triana Mulyatsa. Pak Triana ini ex-boss di Divre III
Jawa Barat dulu, dan masih awet ramah dan optimis seperti dulu. Hadir
juga ex-boss Pak Arif Prabowo, yang masih awet cool. Kemudian peserta
(kurang lebih 70 orang) diberi pembekalan motivasi oleh Mas Jemi Confido.
Hmm, aku malah sempat plurking dan baca2 mail dengan Flexi. Lumayan juga, di pelosok gini :).
Flexter Khatulistiwa diketuai Mas Irfan Hendri. Beliau ini adalah
Pembantu Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura. Pas untuk
urusan komunitas, sekaligus keanakmudaan. Anggota2nya, yang sempat2
ngobrol, terdiri dari berbagai kalangan. Ada pengusaha, ada manager
sebuah English Training Centre, ada penggemar motor (yang sebelumnya
sudah berkomunitas), ada ... wah banyak.
Sayang sekali kami tak bisa sampai malam mingguan di sana, karna harus kembali malam itu juga ke Jakarta. So, sampai ketemu lagi, para Flexter Kalimantan. Selalu kreatif, dan terus berbakti untuk negeri ini!
 
Ya, Kun Memang Kaya Toast
28 Agustus 2008 -- 04/0
 
Pontianak
23 Agustus 2008 -- 09/0
Menurut rencana, seharusnya kemarin aku mendadak ke Bandung. Suatu
ceremony Telkom, tetapi sekaligus pengenalan beberapa content baru
(yang terkait dengan musik). Tapi di tengah jalan, tugas lain
disodorkan: terbang ke Pontianak. Wiiiikikikikikiki. Eh, itu mah bukan
Pontianak.
So, bersama Mr Iskandar of Flexter Zero21, siang ini aku melandas di
Supadio Airport. Acaranya ... ah masih besok :). Perjalanannya sendiri
menarik. Aku harus 2x kenalan sama Mas Iskandar. Sekali sebagai Kuncoro
of Telkom, dan sekali lagi kemudian sebagai Koen of Flexiland. Tapi Mas
Iskandar sendiri piawai mengutak atik berbagai hal. Aku baru tahu
misalnya bahwa GPS di Nokia 6275i-ku itu berfungsi beneran; bukan cuman
software yang salah diinstal Nokia. Duh, kenapa nggak kenal dari dulu2
sih? Haha :). Jadi GPS mulai dihidupkan tepat di atas Belitung. Dan
perjalananan ke Pontianak, dengan demikian berarti perjalanan GPS
mendekati 0 derajat LS/LU.
Pontianak sendiri tidak berbeda jauh dengan kota2 di Jawa, kalau
dilihat dari bawah. Mungkin etniknya saja tampak berbeda. Dari atas
sih, tampak pertigaan sungai yang menawan, saat sungai Kapuas berpadu
dengan sungai Landak.
Bersambung besok ah.
 
Kopdar 08/08/08
12 Agustus 2008 -- 05/0
Jadi, aku berserial kopdar di Bandung pada sebuah Jumat.
Pertemuan pertama di ITB. Dijadwal jam 09.00, dan hanya meleset dikit. Travel Queen cukup kencang juga :). Dari USDI ada Basuki Suhardiman dan rekan-rekan, dan dari Telkom ada Komang Adyarsa dan Diatherman Anggen, di samping aku juga. Temanya tentang pengembangan komunitas kreatif. Di sini juga aku sempat ketemu Widianto Nugroho, salah satu web designer ITB.ac.id yang baru itu. Ini juga satu 'friend' baru di Facebook :).
Jeda beberapa menit aku manfaatkan untuk bertamu di Dago 8. Ini markas beberapa komunitas, yang kebetulan juga jadi kantor Marketing Telkom Divisi Regional III.
Pertemuan kedua di RDC. Tahu RDC nggak? Di Bandung ada banyak mall dengan singkatan tiga huruf. BIP, BSM, BCC, BTC, BTM, dan RDC mau masuk sebagai salah satunya. C-nya centre juga, seperti banyak mall lain. Sebelum musim mall, namanya Risti. Di sini judulnya Kopdar Blogger Telkom :), atas undangan Jojo Adi :).. Dewan blogger Telkom ini juga berfungsi sebagai juri untuk lomba blogging Flexter. Di kopdar berkedok meeting ini, terundang juga para grand jury yang semuanya tak tercemar Telkom: Budi Putra, Viking Karwur, Priyadi, dan Budi Rahardjo. Nama2 diurut menurut urutan hadir. Kopdar di sini dilakukan dua sesi. Sesi satu memaparkan kerja teknis grand jury, sekaligus perkenalan dan berbagi tips blogging. Cukup ramai, dengan gaya masing2. Dina menceritakan lebih menarik di blognya. Sesi dua di RajaRasa, dengan sea food yang yummie-yummie. Katanya :). Hihi. Aku lagi demam dan meradang, jadi tak bisa menikmati makanan :). Diakhiri foto2. Namanya juga kopdar.
Jeda lagi, aku memutuskan ke dokter THT yang mendadak jadi langganan; di Apotek Kimia Farma Dago. Budi Putra dan Priyadi memilih menemani antri dokter dan apotek, alih2 menikmati senja di Excelso. Ah, blogger memang sahabat terbaik. Pak dokter yang ramah sampai berdecak melihat THT-ku. "Parah," katanya. Lalu memberi deretan racun untuk badanku. Waktu menunjuk 08:08pm. Racun kutelan, lalu ...
Kopdar lagi. Kali ini dengan apa yang menamakan diri sebagai Bandung Plurker Community (biar 3 huruf/huruv/hurup). Dikomandani oleh Bunda Endhoot, tema kopdar kali ini adalah "menonton TVRI" -- yang kebetulan acaranya rada bagus, yaitu pembukaan olimpiade. Berderet barisan atlit berbagai bangsa, berbagai bendera, disambut dara Cina dengan gaya yang amat dibenci Priyadi: dancing banana. Acara chaotic ini mendadak jadi Forum Ponsel tandingan, saat semua peserta spontan mengeluarkan gadget yang dipegangnya, dan langsung difoto beramai2. Jadi yang difoto gadgetnya, bukan peserta kopdar. Plurking, memang bukan trend sesaat, tapi jelas trend sesat.
Ini foto BP di depan barisan gadget. Quote hasil contekan: "Hasil carding neh."
Lalu aku harus menyerah. Selain radang dan demam kian mengganggu; juga racun dari dokter mulai bereaksi mengeruhkan pikiran ☺. Bobo, dengan rencana untuk kopdar lagi besoknya (tapi ternyata aku nggak bisa dating – masih mabox). Blogger memang sedang dekaden: lebih sering kopdar daripada menulis blog. Tapi blog telah membangkitkan kembali web, Internet, dan kita percaya akan juga membangkitkan bangsa ini. Ayo, maju lagi, maju terus, pangtang mungdur!
 
Soixante Trois
11 Agustus 2008 -- 01/0
Dari hariesdesign.myflexiland.com
 
PHP Motion
05 Agustus 2008 -- 02/0
Dari yang kelas Youtube, sampai yang baru lahir semacam Veeon dan Guebanget, layanan video sharing masih dan makin dinikmati. Barangkali aku termasuk minoritas yang tak terlalu menikmati layanan macam itu. Kalaupun sesekali mengakses Youtube, biasanya aku cuman menikmati musik2 yang jarang dipasang di radio2 Indonesia (yang tak menghargai mutu) dan jarang dijual di kotaku. Gambarnya, lupakan aja :).
Tapi ceritanya bukan lagi mau membahas Youtube nih. Kira2, pingin nggak, bikin Youtube sendiri. Tak terlalu sulit sebenarnya. Sebuah server, dan akses yang memadai ke Internet, tentu diperlukan. Gila aja kalau mau bikin layanan sekelas Youtube tapi pakai hostingan :). Untuk software, ada beberapa alternatif open source yang bisa digunakan. Salah satunya adalah PHPmotion.
PHPmotion, dengan alamat di www.phpmotion.com, merupakan CMS sharing video yang juga mendukung sharing media lain (termasuk mp3). Software ini 100% bebas digunakan. Ia juga terancang dengan template, yang memungkinkan kita mengubah tampilan secara mudah (mirip Joomla atau Wordpress gitu); selain kemudahan mengedit CSS. Konon sudah ratusan ribu webmaster menggunakan software ini. Hmmm, artinya setidaknya sudah ada ratusan ribu calon pesaing Youtube.
OK, jadi yang penting bukan lagi soal engine. Tapi mau diapakan layanan ini. Bisnis? Layanan masyarakat? Display karya pribadi? Keisengan menarik? Dan kalau bisnis: bisnis macam apa? Sharing content? Iklan. Waaaa. Mangga kalau mau mulai coba2. Dan kalau gagal2 dikit, jangan sungkan untuk tak bertanya di sini. Di webnya ada forumnya kok.
Kompetisi software ini? Ada :). Lain hari kita bahas deh.
 




